Rabu, 06 Juni 2012
Menapaki tiap jalur terhampar ,
Jarak pandang buangan terlempar .
Terang benderang pusat kota ,
Sampai sudut-sudut keremangan warga .
Meminang tiap-tiap kemungkinan ,
Berusaha mengumpulkan , semua sudut , satu pandang .
Menilai dari segala arah terbentang ,
Sudut-sudut penampung harapan .
Sampai lelah arah menunjuk ,
Sampai habis asa merujuk ,
Kenyataan tetap sama ,
Hanya sepasang pernyataan-pertanyaan tersisa .
Dari segala sudut aku berusaha mencapai ,
Tampak gerhana tetaplah membuai .
Apakah lingkaran kaku diatas sana akan selalu indah ?
Ataukah sudut-sudut kota ini selalu mengindahkan ranah ?
Dimana pun raga terjaga ,
Kemanapun hati mengembara ,
Tetaplah dibayangi segelintir rasa ,
“Rindu Balikpapan-ku tercinta” .
Sering Aku bertanya-tanya..
"Bagaimana mungkin 'waktu' mampu merubah manusia, diri ataupun hatinya...?"
"Bagaimana mungkin 'waktu' mampu merubah manusia, diri ataupun hatinya...?"
Sementara, 'sang waktu' hanya menjalankan tekdirnya,
untuk bergulir tanpa menunggu dan berpihak pada kefanaan....
Lalu, "Adilkah jika manusia menyalahkan 'sang waktu'...?"
Lalu, "Adilkah jika manusia menyalahkan 'sang waktu'...?"
Rabu, 07 Maret 2012
Ketika Kamu mampu berdiri tegap,
tengoklah di sekitarmu,
para hati yang menopangmu.
Lalu Kamu mulai berlaku arogan oleh pencapaianmu,
maka rendahkan hatimu untuk merasa,
para hati yang mencurahkan ketulusan padamu.
Jika Kamu jatuh dan terpuruk,
tengoklah,
seruan para hati yang mengasihimu,
menyerukan kebangkitanmu.
Jika Kamu merasakan sakit,
karena para hati yang mencintaimu,
kenanglah pengorbanan mereka,
lalu maafkan khilafnya.
By : Kanata Hino
[8th March, 2012]
Sabtu, 25 Juni 2011
Tenggelam diantara beragam kedalaman emosi,Merakit teori konspirasi hati,Bangkit,Namun rasa telah mati,Diam.Namun jiwa segan,menyerah dalam langkah.Mati hanya berartiMATI.
Jika kau mengerti,
Aku juga memendam perasaan ku,
memendam suara hati ku,
meredam keinginan ku...
sakit..... perih..... menyedihkan....
Namun aku biarkan semua melebur dengan sunyi....
Hanya air mata yang tidak pernah rela berhenti mengalir,
yang selalu menemani rasa sakit yang menggerogoti jiwa,
hanya air mata ini yang mampu menghanyutkan setiap emosi,
yang menyergap membelenggu hati,
keluar dari dalam diri......
Aku juga memendam perasaan ku,
memendam suara hati ku,
meredam keinginan ku...
sakit..... perih..... menyedihkan....
Namun aku biarkan semua melebur dengan sunyi....
Hanya air mata yang tidak pernah rela berhenti mengalir,
yang selalu menemani rasa sakit yang menggerogoti jiwa,
hanya air mata ini yang mampu menghanyutkan setiap emosi,
yang menyergap membelenggu hati,
keluar dari dalam diri......
Bagi ku, rindu adalah suatu harapan yang menyakiti hati...
Karena entah mengapa, setiap kali aku merasakan rindu,
jantungku berdetak cepat memburu waktu,
otak memaksakan perputaran kenangan manis yang memusingkan,
sebagai pelarian rindu,
hati bagai tergores luka dan ingin saat itu juga terobati....
Rindu mengacaukan kedamaian hatiku.....
Senin, 31 Januari 2011
Seni....
Selalu ada menjadi bagian hidup manusia..
Berawal dari mimpi..
Tercipta dari imajinasi yang ingin mengabadikan suatu fantasi..
Melalui kreasi manusia, Menghasilkan sesuatu yang indah, Membuai manusia untuk berapresiasi..
Seperti seni, banyak hal yang dimulai dari sebuah 'Mimpi' , yang lalu diperjuangkan untuk menjadi nyata..
Karena mimpi dapat menjadi sugesti yang mengawali suatu harapan..
Sekarang, aku titipkan suatu sugesti untukmu,"jangan pernah takut bermimpi.."
Semoga mimpimu dapat menjadi suatu kekuatan harapan untuk mengisi hari-harimu dengan hal positif, dan mencapai suatu pencapaian yang besar....
Semoga mimpimu dapat menjadi suatu kekuatan harapan untuk mengisi hari-harimu dengan hal positif, dan mencapai suatu pencapaian yang besar....
Langganan:
Postingan (Atom)


